Tantangan Menulis Chapter 3
Lajang dan Bahagia
Disclaimer: saya lajang dari saya masih embrio hahaha
Ketika menulis ini saya berusia 22 tahun dan baru saja lulus kuliah, bahkan sampai lulus kuliah pun saya tidak merasakan University Love Story hahaha saya tidak tahu ketika bulan November (wisuda) nanti saya akan membawa gandengan atau tidak, eumm sepertinya tidak karena saya sedang tidak dekat dengan siapapun.
Lajang dan bahagia judul dari tantangan menulis di chapter ini, saya 90% setuju karena 10%-nya itu merasa kesepian hahaha, apalagi saya tidak memiliki sahabat jadi hidup saya memang sendirian. Alone but sometimes i feel lonely but it's okay..
Mungkin genre hidup saya full comedy.
Berikut adalah alasan saya lajang :
- Saya menyukai pria yang tampan,
- Saya tidak cantik tapi sok cantik (jelek),
- Saya ingin pria yang tampan,
- Tapi pria tampan tidak mau sama saya.
Maaf saya memang tidak tahu diri hahahaaa tapi selain itu saya juga memiliki beberapa kriteria untuk diri saya yang harus saya penuhi dan saya miliki sebelum berpacaran, antara lain:
- Saya harus bisa menghasilkan uang sendiri (bekerja),
- Setidaknya saya harus cantik dan selalu dress well (jangan seperti sekarang yang masih seperti gembel),
- Saya harus lebih feminim dan kalem (sampai saat ini saya agak aneh saya suka tiba-tiba berteriak LABA-LABA SUNDA),
- Saya harus bisa mengontrol emosi dan bersikap lebih dewasa,
- Hp saya harus iphone (biar kalo bikin snapgram bisa estetik),
- Saya harus lancar berbahasa inggris (optional).
Saya belum memenuhi semua kriteria saya sendiri untuk mulai berpacaran, maka dari itu saya sampai sekarang masih melajang, semoga saya bisa cepat-cepat memenuhi kriteria saya sendiri yaa.
Mungkin setidaknya 5 dari 6 kriteria diri saya sendiri bisa saya penuhi baru saya mungkin bisa berpacaran.
Oke sedikit cerita, saya pernah beberapa kali didekati oleh pria namun karena diri saya belum memenuhi standar yang saya buat, saya merasa belum pantas (dicintai) oleh orang lain (saya takut mengecewakannya). Begitupun ketika saya menaksir orang lain, saya hanya bisa menyukainya dalam diam, tidak berani mendekat atau menunjukan secara terang-terangan tapi saya selalu berusaha agar saya bisa setara dengannya. Walaupun ending menyukai dalam diam itu berakhir diam-diam mengikhlaskan hiks....
Ohiya untuk alasan lain ada di bagian "Tak Ingin Jatuh Cinta" pada blog ini, kalian bisa baca sendiri.
Oke cukup saya selaku lajang dari embrio mengucapkan bahwa saya lajang dan saya bahagia <3
Tapi guys, hidup saya sangat flat saya bahkan sekarang sedang mencari cara supaya saya bisa menaksir orang (laki-laki) ...
Kepada kalian selaku senior dalam hal percintaan tolong beritahu saya bagaimana caranya menaksir orang ...
Tertanda,
Alles
Komentar
Posting Komentar